
Mahasiswa: Agen Diseminasi Sains dan Teknologi
Pada hari Kamis tanggal 04 Desember 2025 berlokasi di Sabuga ITB, Taruna Bakti University menghadiri undangan Seminar dan Workshop Nasional Fuel Your Potential dengan judul ‘Civitas Akademika sebagai Agen Komunikator Sains (Science Communicator) Di Era Digital’ kolaborasi Kementerian Pendidikan Tinggi,Sains dan Teknologi x Institut Teknologi Bandung x Tiktok.
Diseminasi Sains dan Teknologi adalah sebuah proses untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat untuk meningkatkan pemahaman, serta membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Namun, pada realitas sosial yang ada saat ini Indonesia justru mengalami krisis literasi sains dan lemahnya budaya ilmiah. Padahal, akselerasi diseminasi adalah kunci yang sangat strategis untuk Indonesia berinovasi. Jika kita telah melakukan riset yang efektif sekalipun itu akan tetap menjadi sebuah silent knowledge jika hal itu tidak bisa dipahami dan tidak bisa dimengerti oleh masyarakat. Maka, kita membutukan diseminasi sebagai jembatan untuk mendukung pembuatan kebijakan yang berbasis bukti agar dapat mengurangi misinformasi serta berdampak bagi masyarakat. Tentu saja dalam melakukannya akan selalu ada tantangan di dalamya diantaranya, minimnya kanal diseminasi yang terstruktur, bahasa ilmiah yang terlalu teknis, budaya ilmuan yang masih “inward-looking” lebih berfokus pada publikasi dan minimnya komunikasi, ekosistem media yang lebih mengutamakan sensasi daripada edukasi, serta rendahnya literasi digital dan sains masyarakat. Dunia yang memasuki era digital menjadi peluang karena kita dapat memanfaatkan media sosial sebagai kanal yang inklusif dan cepat untuk menyebarkan informasi, kekuatan visual, naratif, dan interaktif untuk menyederhanakan konsep yang kompleks, potensi influencer yang membantu menyebarkan konten edukatif, terdapat platform Pendidikan terbuka seperti YouTube dan podcast sains, adapun AI yang membantu mengoptimasi konten ilmiah. Diseminasi yang baik adalah riset yang kuat dan komunikasi yang efektif .
Hal yang Dipelajari oleh saya sebagai seorang mahasiswa Prodi Manajemen TBU ialah:
- Ternyata kita tidak cukup hanya dengan melakukan riset, tapi memerlukan diseminasi agar menjadi dampak nyata agar tidak menjadi silent knowledge.
- Keberhasilan diseminasi membutukan kolaborasi antara akademisi, media, dan komunitas.
- Platform edukasi terbuka dan influencer membantu meyederhanakan konsep kompleks melalui narasi visual yang mudah dimengerti oleh masyarakat.
Dari pembahasan materi oleh narasumber,membantu kita sebagai mahasiswa manajemen untuk memahami bagaimana cara berkomunikasi ide-ide secara efektif, juga untuk memanfaatkan teknologi digital, seperti YouTube Edu ataupun platform edukasi terbuka lainnya untuk meningkatkan kehidupan masyarakat serta untuk belajar kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan yang sama dalam mendukung pembangunan nasional melalui diseminasi sains dan teknologi.
Dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kita memerlukan diseminasi sains dan teknologi. Namun, banyak tantangan yang dihadapi oleh Indonesia. Oleh karena itu, kita perlu memanfaatkan platform terbuka sebagai bentuk memanfaatkan teknologi digital dengan baik dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyebarkan informasi dan pengetahuan yang bisa mengubah kualitas hidup masyarakat lebih baik. Dengan demikian, kita sebagai mahasiswa dapat menjadi bagian dari upaya pembangunan nasional untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui diseminasi sains dan teknologi di Indonesia.
Penulis: Putri Allya Fauziah Karunia Hery
NPM 2025104204
Program Studi Manajemen



