Back

Kunjungan Perusahaan Prodi Sekretari Kelas 3B TA 2023 ke PT Susu KPBS Pangalengan

Bandung, 22 November 2025 – Dalam rangka memperluas pemahaman mahasiswi terhadap proses kerja di dunia industri, mahasiswi tingkat 3 Program Studi D3 Sekretari mengikuti kegiatan kunjungan industri ke KPBS Pangalengan. Melalui kegiatan ini, mahasiswi diperkenalkan secara langsung pada alur dan prosedur operasional pabrik pengolahan susu, sehingga mahasiswi dapat melihat bagaimana konsep yang dipelajari di kelas diterapkan dalam praktik nyata.

Mahasiswi 3B berangkat dari kampus dan tiba di KPBS Pangalengan pada pukul 08.00, didampingi oleh Ibu Nadia Rizky Vindiazhari, S.,T., MBA selaku wali kelas 3B dan Bapak Hendri Pramadya, M.Hum. selaku Wakil Rektor TBU. Setibanya di lokasi, rombongan diterima oleh perwakilan KPBS yang memandu tur pabrik. Pada sesi awal, mahasiswi memperoleh penjelasan mengenai alur operasional pabrik dan manajemen SDM KPBS Pangalengan.

Koperasi Peternak Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan merupakan koperasi yang berdiri sejak tahun 1969 dan dikenal sebagai salah satu lembaga penggerak industri peternakan sapi perah di wilayah Pangalengan. KPBS beranggotakan para peternak lokal yang tergabung dalam sistem koperasi untuk meningkatkan kualitas, kuantitas, serta nilai ekonomis hasil produksi susu. Seiring perkembangannya, KPBS tidak hanya berfokus pada pengumpulan susu segar dari peternak, tetapi juga mengembangkan berbagai unit usaha, termasuk pengolahan susu, produksi olahan susu seperti yoghurt dan keju mozzarella, serta pendistribusian produk ke berbagai wilayah. Berdirinya PT Susu KPBS Pangalengan pada tahun 2018 menjadi langkah signifikan dalam memperkuat profesionalisasi pengolahan produk susu dengan standar keamanan pangan dan teknologi modern. Selain menjalankan kegiatan bisnis, KPBS memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan peternak lokal melalui pelatihan, dukungan teknis, dan pembangunan ekosistem peternakan yang berkelanjutan, sehingga menjadikannya salah satu koperasi peternakan terkemuka di Indonesia.

Kegiatan kunjungan diawali dengan sesi sambutan dari pihak PT Susu KPBS Pangalengan, diikuti dengan presentasi yang menjelaskan sejarah berdirinya koperasi, struktur organisasi, serta proses produksi yang dikelola secara profesional. Mahasiswi kemudian memperoleh penjelasan mendalam mengenai alur operasional pabrik, meliputi proses pasteurisasi susu, tahapan produksi keju mozzarella, proses inkubasi yoghurt, hingga kegiatan pengemasan produk yang dilakukan menggunakan standar higienis. Selain itu, pemaparan juga mencakup sistem pendistribusian produk dari pabrik ke berbagai mitra dan titik pemasaran.

Selama tur fasilitas, mahasiswi diperlihatkan bagaimana KPBS menerapkan manajemen mutu dan sistem pengawasan kualitas (quality control) di setiap tahap produksi. Kunjungan ini juga memperkenalkan mahasiswi pada aspek manajemen sumber daya manusia, termasuk mekanisme pengambilan susu dari anggota koperasi, pengaturan jam kerja operasional, serta koordinasi antara peternak dan manajemen pabrik. Pada setiap titik observasi, peserta diberi kesempatan untuk terlibat dalam sesi tanya jawab secara langsung bersama staf KPBS, sehingga mahasiswi dapat menggali informasi lebih jauh mengenai teknis industri, pola kerja koperasi, dan manajemen operasional perusahaan.

Kunjungan industri ini memberikan manfaat signifikan bagi kedua pihak, baik kampus maupun KPBS Pangalengan. Bagi kampus, kegiatan ini memperkaya proses pembelajaran melalui penguatan kompetensi mahasiswi, peningkatan relevansi kurikulum, serta peluang pengembangan kerja sama dalam bentuk magang, penelitian, maupun program pengabdian. Sementara itu, bagi KPBS Pangalengan, kunjungan ini menjadi wadah untuk memperkenalkan lingkungan operasional, membuka peluang rekrutmen SDM yang kompeten, memperkuat citra sebagai koperasi modern yang berorientasi pada edukasi, serta memperluas jaringan kolaborasi dengan institusi pendidikan. Melalui interaksi ini, kampus dan industri sama-sama memperoleh nilai tambah yang mendukung pengembangan pengetahuan, kualitas operasional, dan hubungan kemitraan di masa mendatang.

Melalui kunjungan industri ini, mahasiswi D3 Sekretari berhasil memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai proses operasional dan manajemen pabrik pengolahan susu di KPBS Pangalengan. Interaksi langsung dengan lingkungan industri memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya memperkuat teori yang diperoleh di kelas, tetapi juga menumbuhkan kesiapan mahasiswi dalam menghadapi tuntutan profesional di dunia kerja. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi terjalinnya kolaborasi berkelanjutan antara TBU dan KPBS Pangalengan, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswi untuk terlibat dalam program serupa di masa mendatang. Dengan demikian, kunjungan ini tidak hanya memberikan nilai edukatif, tetapi juga memperkuat hubungan antara institusi pendidikan dan industri sebagai upaya bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

 

Penulis: Salma Fatharani Nabilah dan Nadeeva Najwaa Melvia